Kali ini guhe, ehm! aing.. sebentar murnya agak kendor
Kali ini gue bakalan share kronologi kejadian - kejadian terpenting menuju kemerdekaan bangsa kita yang harus loe - loe tau dan tanam di otak agan semua biar lebih greget menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa ini. Here we go......................
6 Agustus 1945
Sebuah bom atom dijatuhkan diatas kota Hiroshima di Jepang oleh Amerika Serikat saat perang dunia ke II
7 Agustus 1945
BPUPKI berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
9 Agustus 1945
Bom atom kedua dijatuhkan di atas kota Nagasaki di Jepang pada akhirnya menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. moment ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia yang masih dijajah Jepang untuk menproklamasikan kemerdekaannya
10 Agustus 1945
Di Indonesia Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio luar negri yang ketika itu terlarang, dan memberitakan bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap - siap memproklamasikan kemerdekaan RI dan menolak kemerdekaan dalam bentuk hadiah yang di berikan Jepang.
12 Agustus 1945
Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan bagi Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari lagi, tergantung cara kerja PPKI. meskipun begitu Jepang tetepa menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945
14 Agustus 1945
Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat. Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat adalah tipu muslihat Jepang. Demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis antara yang anti dan pro Jepang, Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.
Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemostrasi dan bahkan mungkin siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan, Syahrir telah menyusun teks Proklamasi dan telah dikirimkan keseluruh Jawa untuk di cetak dan dibagi - bagikan
Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah besar, maka dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan RI karena itu adalah hak PPKI. Sementara itu Syahrir menganggap bahwa PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan hadiah dari Jepang
15 Agustus 1945
Soekarno dan Hatta menandatangani penguasa militer Jepang (GUNSEI) bermaksud untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningspler (Medan Merdeka) ternyata kantor tersebut telah kosong
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol, Maeda menyambut kedatangan merekadengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat, sambil menjawab bahwa ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan PPKI pada pukul 22.00 WIB malam
16 Agustus 1945
Gejolak tekanan yang menghendaki pengambil alihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10.00 WIB pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Para peserta rapat tidak tahu bahwa telah terjadi peristiwa Rengasdengklok
17 Agustus 1945
Detik - Detik Pembacaan Naskah Proklamasi
Perundingan antara golongan muda dan tua dalam penyusunan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00-04.00 WIB dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir.Soekarno dan Drs.Moh Hatta ats nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya 17 Agustus 1945 di kediaman Soekarno telah hadir antara lain Soemirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdjo Tabrani dan Trimurti.dan acara di mulai pukul 10.00 WIB pagi hari di awalai pembacaan naskah proklamasi oleh Soekarno.
18 Agustus 1945
PPKI mengambil keputusan , mengesahkan dan menetapkan UUD sebagai dasar negara RI yang selanjutnya di kenal sebagai UUD 1945 dengan demikian terbentuklah pemerintahan negara kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang di lakukan sepenuhnya oleh Majlis Permusyawaratn Rakyat (MPR) yang akan di bentuk kemudian. Setelah itu Soekarno dan Hatta terpilih asal usulan Otto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden yang pertama di bantu oleh komite Nasional
sumber : Wikipedia Indonesia
Kali ini gue bakalan share kronologi kejadian - kejadian terpenting menuju kemerdekaan bangsa kita yang harus loe - loe tau dan tanam di otak agan semua biar lebih greget menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa ini. Here we go......................
6 Agustus 1945
Sebuah bom atom dijatuhkan diatas kota Hiroshima di Jepang oleh Amerika Serikat saat perang dunia ke II
7 Agustus 1945
BPUPKI berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
9 Agustus 1945
Bom atom kedua dijatuhkan di atas kota Nagasaki di Jepang pada akhirnya menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. moment ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia yang masih dijajah Jepang untuk menproklamasikan kemerdekaannya
10 Agustus 1945
Di Indonesia Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio luar negri yang ketika itu terlarang, dan memberitakan bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap - siap memproklamasikan kemerdekaan RI dan menolak kemerdekaan dalam bentuk hadiah yang di berikan Jepang.
12 Agustus 1945
Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan bagi Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari lagi, tergantung cara kerja PPKI. meskipun begitu Jepang tetepa menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945
14 Agustus 1945
Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat. Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat adalah tipu muslihat Jepang. Demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis antara yang anti dan pro Jepang, Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.
Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemostrasi dan bahkan mungkin siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan, Syahrir telah menyusun teks Proklamasi dan telah dikirimkan keseluruh Jawa untuk di cetak dan dibagi - bagikan
Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah besar, maka dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan RI karena itu adalah hak PPKI. Sementara itu Syahrir menganggap bahwa PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan hadiah dari Jepang
15 Agustus 1945
Soekarno dan Hatta menandatangani penguasa militer Jepang (GUNSEI) bermaksud untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningspler (Medan Merdeka) ternyata kantor tersebut telah kosong
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol, Maeda menyambut kedatangan merekadengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat, sambil menjawab bahwa ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan PPKI pada pukul 22.00 WIB malam
16 Agustus 1945
Gejolak tekanan yang menghendaki pengambil alihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10.00 WIB pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Para peserta rapat tidak tahu bahwa telah terjadi peristiwa Rengasdengklok
17 Agustus 1945
Detik - Detik Pembacaan Naskah Proklamasi
Perundingan antara golongan muda dan tua dalam penyusunan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00-04.00 WIB dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir.Soekarno dan Drs.Moh Hatta ats nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya 17 Agustus 1945 di kediaman Soekarno telah hadir antara lain Soemirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdjo Tabrani dan Trimurti.dan acara di mulai pukul 10.00 WIB pagi hari di awalai pembacaan naskah proklamasi oleh Soekarno.
18 Agustus 1945
PPKI mengambil keputusan , mengesahkan dan menetapkan UUD sebagai dasar negara RI yang selanjutnya di kenal sebagai UUD 1945 dengan demikian terbentuklah pemerintahan negara kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang di lakukan sepenuhnya oleh Majlis Permusyawaratn Rakyat (MPR) yang akan di bentuk kemudian. Setelah itu Soekarno dan Hatta terpilih asal usulan Otto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden yang pertama di bantu oleh komite Nasional
sumber : Wikipedia Indonesia
Komentar
Posting Komentar