"CINTA GILA" Aires Love Story
Bersama keindahan alam hijau di balik jendela ini
Hamparannya menyematkan nikmat keindahan cintamu
Meski belum aku temukan, tidak pernah aku temukan
Dan selamanya tidak akan pernah menemukan dirimu
Biarlah aku saja!
Biar aku saja yang merasakan cnta ini dalam kesendirian
Biar aku dan Tuhanku saja yang tahu siapa yang sesungguhnya ada di hatiku
Biarlah, biar aku dan Tuhanku saja yang tahu betapa aku mencintaimu
Betapa aku mencarimu kemanapun dan kepada siapapun aku harus datang
Betapa aku telah menunggumu kesekian kalinya hingga kesekian lamanya
Biarlah sia - sia!
Biarlah sia - sia cinta ini sudah gila
Betapa aku tak pernah mengharapkan kau kembali menjadi milikku
Biar aku dan Tuhanku saja yang tahu
Bahwa cintaku padamu cukup menuai keindahan meski ragamu telah pergi
Tetapi aku akan tetap berdiri terpaku disini, di jendelaku
Tanpa akan menoleh sekalipun kebelakang, bahkan selamanya
Tanpa akan mendengar bayang - bayang mereka agar aku berhenti
Aku akan berpegang pada salah satu sisi jendela ini
Agar tak seorang pun dapat membawaku pergi
Agar aku dapat selalu melihat keindahan ini di balik jendela
Agar aku dapat merasakan keindahan cinta ini tanpa harus memiliki
Agar aku dan Tuhanku saja yang tahu bahwa imajinasiku tidaklah semu
Pada akhirnya tinggal aku sendiri yang masih berdiri terpaku di jendela ini
Menantimu dalam kebodohan di ujung batas waktu
Biarlah sia - sia cinta ini sudah gila!
Bersama keindahan alam hijau di balik jendela ini
Hamparannya menyematkan nikmat keindahan cintamu
Meski belum aku temukan, tidak pernah aku temukan
Dan selamanya tidak akan pernah menemukan dirimu
Biarlah aku saja!
Biar aku saja yang merasakan cnta ini dalam kesendirian
Biar aku dan Tuhanku saja yang tahu siapa yang sesungguhnya ada di hatiku
Biarlah, biar aku dan Tuhanku saja yang tahu betapa aku mencintaimu
Betapa aku mencarimu kemanapun dan kepada siapapun aku harus datang
Betapa aku telah menunggumu kesekian kalinya hingga kesekian lamanya
Biarlah sia - sia!
Biarlah sia - sia cinta ini sudah gila
Betapa aku tak pernah mengharapkan kau kembali menjadi milikku
Biar aku dan Tuhanku saja yang tahu
Bahwa cintaku padamu cukup menuai keindahan meski ragamu telah pergi
Tetapi aku akan tetap berdiri terpaku disini, di jendelaku
Tanpa akan menoleh sekalipun kebelakang, bahkan selamanya
Tanpa akan mendengar bayang - bayang mereka agar aku berhenti
Aku akan berpegang pada salah satu sisi jendela ini
Agar tak seorang pun dapat membawaku pergi
Agar aku dapat selalu melihat keindahan ini di balik jendela
Agar aku dapat merasakan keindahan cinta ini tanpa harus memiliki
Agar aku dan Tuhanku saja yang tahu bahwa imajinasiku tidaklah semu
Pada akhirnya tinggal aku sendiri yang masih berdiri terpaku di jendela ini
Menantimu dalam kebodohan di ujung batas waktu
Biarlah sia - sia cinta ini sudah gila!
Komentar
Posting Komentar