Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Catatan Kecil Survivor

Ketika kelelahan mulai membunuh perlahan lahan. Seorang surviver tidak akan lagi menghawatirkan penampilan fisik yang nantinya tubuh mereka yang penuh jahitan, atau kerepotan orang lain karenanya. Satu hal yang sangat ia inginkan hanyalah melepas kesakitan yang lama mendera. Yang hanya ia pikirkan hanyalah ingin melepas kesakitan itu. Yang membuatnya menderita sendiri. Bahkan orang lain pun tidak akan mengerti keluhan yang ia sampaikan berkali - kali. Orang lain tidak akan mampu menopang sebagian kesakitannya yang sangat membebani.  Orang lain tidak akan paham apa yang mereka rasakan.  Sekalipun sudah berkecamuk dengan 1001 sumpah serapah, atau keluhan yang tak ada habisnya.  Orang lain hanya akan mendengar jeritan mereka sebagai sekedar bisikan. Mereka bisa apa?  mereka tau apa?. Maka mereka tidak akan mengerti bagaimana pilihan mati adalah pilihan terakhir yang paling indah. Hal yang mereka tau tentang pasrah hanyalah tabu. Orang lain tidak akan merasakan sedalam a...

Muhasabbah Sang Murabbit Al Hajj

Ya Allah.. Ketika cahaya itu mendatangiku Dan aku menemukan diriku meninggalkan alam fana ini Lalu, aku menjadi tamu-Mu di dalam tempat yang pekat dan senyap Jadikanlah hilangnya semua kesalahanku Sebagai sajian penyambut kedatanganku Seorang tamu akan selalu mulia di hadapan tuan rumahnya yang murah hati Dan Engkau adalah sang pemurah Sang Pencipta dan sang Awal Dan para raja menunjukan para hamba yang penuh pengabdian Dan aku telah mengabdi dalam jalan-Mu Maka,  bebaskanlah aku dari siksa neraka

Kemesraan Abu Bakar Ash Shidiq

Abu Bakar Ash Shidiq Ra adalah sahabat  utama nabi Muhammad saw yang paling jujur. Oleh karena itu beliau di juluki Ash Shidiq. Beliau adalah kalangan assabiqunal awwalun yakni golongan orang pertama yang memeluk islam. Kala itu,  ketika malam kelam yang begitu sunyi membungkam keramahan bintang - bintang.. Ketika malam menyelimuti orang - orang yang lalai dalam tidurnya.. Sedangkan Abu Bakar Radiallahu Anhu  sibuk mendoakan orang - orang yang gemar bersuudzan kepadanya Berderailah air matanya di sepertiga malam.. "Ya Allah.. Engkau lebih mengetahui diriku ketimbang diriku sendiri Dan aku lebih mengetahui diriku di banding mereka Ya Allah.. Jadikanlah Aku lebih baik dari sangkaan mereka Dan ampunilah aku atas segala hal yang tidak mereka ketahui Dan janganlah menyiksa atas apa - apa yang katakan tentangku لااله الا نت سبحانك انى كن...

FIRST DAY ESCAPE #BAGIAN 1, LANJUTAN 2

BAGIAN 1, LANJUTAN 2 "Namaku Travor,  selaku Komandan Perang sektor 1, 2 dan 3. Sekaligus presiden tentara di negri ini. Selamat untuk kalian para kandidat tempur yang lulus di uji War Pasifik tahun lalu," sang komandan tersenyum, setelah memulai sambutannya di upacara besar Great Warrior dengan penuh wibawa di atas panggung kecil yang teronggok rapi di depan barisan ribuan tentara. Di hadapannya sudah berbaris para tentara tingkat warrior yang terpilih dari berbagai pertempuran. Termasuk Smellie,  kurang lebih ada 3003 tentara pilihan yang berbaris di lapangan gersang itu,  meskipun masih pagi namun udara begitu kering dengan pijakan tanah yang retak - retak. 1/3 dari ribuan tentara itu merupakan tentara wanita sisanya adalah tentara laki - laki. Di antara sekian banyaknya tentara wanita, Smellie lah yang terbaik. Ia berdiri paling depan di antara barisan tentara wanita lainnya. Bahkan kemampuannya boleh di adukan dengan warrior senior sekalipun. "Dari sekian banyakn...

FIRST DAY ESCAPE #BAGIAN 1, LANJUTAN 1

BAGIAN 1, LANJUTAN1 Di sebuah kamar megah dengan luas 6 x 8 m² terdapat seorang lelaki paruh baya terkapar sakit keras,  hanya terbaring tak berdaya di atas king bednya.  Seluruh keluarga terutama anak - anaknya terlihat sedih bahkan hampir berputus asa mengitari ranjang tersebut. "Ayah sudah tidak tahan lagi anak - anakku, apapun yang terjadi nanti kalian harus tetap mencari Aires sampai ketemu," suara serak beliau terhenti.  Napasnya tersendat lalu seorang remaja lelaki berusaha membenarkan posisi selang yang terhubung ke tabung oksigen penuh gelisah. "Bahkan bila rumor mengatakan bahwa Aires sudah meninggal kalian harus temukan jazadnya, bawa di hadapanku. Sekalipun jika sudah di makamkan galilah makamnya untuk memastikan itu jazad Aires." Napas lelaki paruh baya kembali terpenggal - penggal karena sesak. "Untuk kau Melda, " seorang wanita paruh baya mendekat ke sisi kanan king bed. "Iya tuan kakanda." Melda menundukan kepalanya penuh hor...

FIRST DAY ESCAPE! #BAGIAN 1

BAGIAN 1 Ini bukan kisah tentang Romeo & Juliet atau Laila & Qais. Meski sama menderitanya mempertahankan cinta, tapi aku yakin ini lebih tragis jika di bandingkan kedua kisah itu. Ini adalah kisah tentang seorang gadis yang percaya bahwa kekasihnya akan datang menjemputnya dari jeruji yang mereka sebut adalah keluarga,  atau menyelamatkan dirinya dari alam rimba yang mereka sebut pelarian. Kini gadis itu tengah berdiri dalam kegelapan lorong trotoar yang didereti pepohonan di sekitar trotoar. Malam ini hatinya teriris pilu, di bawah derasnya curahan hujan yang menghujam tubuhnya bagaikan lontaran ribuan tombak. Hujan malam ini begitu lebat membasahi semua pepohonan, sepanjang jalan raya,  semua rumah,  semua gedung di sekitar trotoar, terutama jas hujan berwarna hitam yang dikenakan Smellie, gadis yang saat ini masih berdiri terpaku memandangi rumah besar di seberang jalan dari tempat ia berdiri. Ia menangis. Bukan!  Bukan menangis mengalirkan butiran b...