Langsung ke konten utama

Tentang kematian

Mati adalah kedinginan

Satu denyut lepas tiba - tiba

Membekulah sekujur tubuh

Lalu di bangunkan kembali

Sejak itu akalmu memberontak

Mengingat - ingat kebaikan

Sudah cukupkah sebagai bekal


Mati adalah mimpi

Kamu tidak akan percaya 

Yang kamu tau hanyalah tertidur

Berharap akan terbangun kembali

Padahal tidak, tak ada lagi kesempatan

Sedang kamu akan melihat

Dirimu sendiri dengan kebingungan


Mati adalah ketakutan

Seperti itulah yang bayi rasakan

Ketika baru lahir di dunia

Kamu sangat papa dan bisa apa

Seperti keadaanmu saat kembali

Tak memiliki apapun untuk di bawa

Kecuali amal yang kau perbuat


Mati adalah pangkuan ibumu

Orang pertama yang bersamamu

Saat mati akan teringat ibumu

Sesak jika harus berpisah

Tapi kamu harus pergi seorang diri

Bahkan kamu sendiri tidak tahu

Bagaimana nasib ibumu nanti


Mati adalah sebuah perjalanan

Dalam kegigilan sekujur tubuh

Kesadaran yang harap cemas

Teringat hati dan akal

Senantiasa menyebut nama-Nya

Berharap bisa buat bekal pembelaan

Ketika dosa di pertanyakan


Mati adalah penyesalan

Bagi mereka yang telah lalai

Mereka yang di bangunkan kembali

Akan bersyukur dan menyesal

Lalu berjanji kepada diri 

Untuk tidak lagi menyia - nyiakan

Kesempatan yang Alloh berikan



Mati adalah sebuah impian

Bagi yang mengecap manisnya iman

Tak ada lagi beban dunia

Yang bisa menjurumuskan

Lalu baginya kematian

Bukanlah sebuah ketakutan

Tetapi  sebuah penantian panjang


Tentang kematian

Sekujur tubuhmu mendingin

Tak lagi bisa menguasai tubuhmu

Untuk di gerakan atas wewenangmu

Dadamu terasa sesak dan terbakar

Pengecapan lidah akan terasa asam

Tumpang tindih dalam satu nadi


Tentang kematian

Tentang aroma maut 

Yang tak bisa di jelaskan

Setelah hilang kesadaran

Gelap datang begitu lain

Sunyi datang begitu mencekam

Orang sendiri menjadi orang lain


Tentang kematian

Saat ruh terpisah dari tubuhnya

Bagi mereka yang zalim

Terasa seperti 1000 cambukan 

Bagi mereka yang beriman

Terlalap nyenyak begitu saja

Dalam tidur keabadian


Komentar