Ada suatu masa dimana seorang perempuan berhenti berharap..
Menutup semua pintu dari segala rasa cemas dan memberikan jarak antara dirinya dan "dunia"..
Terdiam saat semua orang di sekelilingnya tertawa
Serta merasa "biasa saja" ketika semua orang mulai saling beradu luka..
Memilih menarik diri dari kerumunan dan lebih menikmati kesendirian..
Mengingat kembali masa-masa suram namun rasanya sudah tak lagi menyakitkan..
Melihat daftar orang-orang yang pernah menyakiti, namun tak bisa lagi untuk membenci..
Menatap kenangan akan sedikit bahagia yang pernah menyapa namun rasanya mulai "biasa saja"..
Entahlah, mungkin ini yang namanya "Mati Rasa"..
Titik terendah depresi seorang wanita..
Level tertinggi dari "Terserah" yang seringkali terbungkus mesra oleh pasrah..
Lebih memilih untuk menjadi makhluk tak kasat mata dan menikmati hidup dengan "caranya"..
Tidak lagi mempedulikan omongan orang lain sebab semua hal kini hanya tentang dirinya..
Memulihkan diri sendiri dari sakit yang menjangkit, hidup yang rumit dan abai yang terungkit..
Bahkan tak ada lagi yang ia inginkan sekalipun surga atau neraka..
Komentar
Posting Komentar