Langsung ke konten utama

Bagaimana kabarmu, aku tidak tahu



Bagaimana kabarmu

Aku tidak tahu


Aku merangsek sebagai penyelinap dalam duniamu

Tak asing tapi juga tak dikenali

Aku hanyalah orang tidak penting untuk diketahui


Sampai pada akhirnya waktuku tiba untuk kembali

Ada waktu dimana aku harus melepaskan topeng dan keluar dari jeruji

Kembali menjadi diri sendiri

Kembali menjalani takdir sendiri


Aku mengambil langkah penuh kesadaran di atas kegamangan

Tak ada lagi bayangan yang mengikuti lagi

Bahkan tanpa keraguan yang menakuti lagi


Diammu seakan memutuskan bahwa kita berbeda

Seluruhnya aku terima dengan lapang dada


Larimu

Langkahku

Egomu

Takdirku

Tamengmu

Pasrahku

Hidupmu

Hidupku 


Semua telah aku terima lalu  aku telan mentah - mentah

Sebagai obat penawar sakitnya jiwa

Pahit getirnya perasa 

Menancapkan masa kelam pada kenangan


Kau yang kini hanya kenangan semata

Menutup jeruji rapat - rapat

Tanpa ada celah sekalipun untuk di lalui cahaya

Kini aku yang terlanjur keluar dari penyelinapanku

Kembali ingin tahu bagaimana hidupmu


Namun topeng itu telah hilang

Mungkin seseorang pula yang telah melenyapkan

Entah di mana topeng itu dan bagaimana 


Akupun tidak tahu

Seperti kabarmu..



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Kecil Survivor

Ketika kelelahan mulai membunuh perlahan lahan. Seorang surviver tidak akan lagi menghawatirkan penampilan fisik yang nantinya tubuh mereka yang penuh jahitan, atau kerepotan orang lain karenanya. Satu hal yang sangat ia inginkan hanyalah melepas kesakitan yang lama mendera. Yang hanya ia pikirkan hanyalah ingin melepas kesakitan itu. Yang membuatnya menderita sendiri. Bahkan orang lain pun tidak akan mengerti keluhan yang ia sampaikan berkali - kali. Orang lain tidak akan mampu menopang sebagian kesakitannya yang sangat membebani.  Orang lain tidak akan paham apa yang mereka rasakan.  Sekalipun sudah berkecamuk dengan 1001 sumpah serapah, atau keluhan yang tak ada habisnya.  Orang lain hanya akan mendengar jeritan mereka sebagai sekedar bisikan. Mereka bisa apa?  mereka tau apa?. Maka mereka tidak akan mengerti bagaimana pilihan mati adalah pilihan terakhir yang paling indah. Hal yang mereka tau tentang pasrah hanyalah tabu. Orang lain tidak akan merasakan sedalam a...

SEBERANG SANA

Aku biarkan jendelaku terbuka Demi melihat senyummu di sebrang sana Aku biarkan musik menderu dan berdetak Mengalir dalam earphone yang tergeletak Ku petik gitar ini tanpa suara Di keheningannya menanyakan dirimu siapa Hatiku melejit jantungku seakan loncat Saat melihat senyummu setiap aku lewat Hanya buku ini yang mampu mendengar Puisi cinta hingga akalku tak lagi nalar Duhai bintang di langit kelam Nasihati aku agar tak tenggelam Temani aku bernyanyi dan duduk di jendela Menunggu santri menawan di sebrang sana Dengan al quran melekat di tangannya Seseorang yang aku piker berbeda Keluarlah engkau wahai tetangga Sedang apakah di sebrang sana Aku menunggumu di jendela ini Berharap kau berada di sini Aku tidak yakin dengan perasaan ini Ketakutan mengikatku di kamar ini Sumpah itu tidak akan aku ingkari Namun jiwa seakan terseret kata hati Aku hanyalah papa di banding dirimu Mungkinkah aku bermimpi di atas kesadaranku Bagaimana jika...

JATUH CINTA

Ketika kamu jatuh cinta Seketika kamu ingin menjadi dirinya Mulai dari warna favoritnya Gayanya, hobinya Film yang dia sukai Musik, apapun akan kamu tirukan Atau bahkan merasa memiliki banyak kesamaan dengannya Ketika kamu jatuh cinta Kamu akan mempelajari semua hal tentangnya Mengenalanya adalah hal candu bagimu Baik buruknya akan kamu telan mentah - mentah Bagaimana kabarnya, keadaannya Semua itu akan membuatmu teringat dia sepanjang waktu Ketika kamu jatuh cinta  Jarak dan waktu ingin sekali kamu bunuh Kemanapun, di manapun dan kapanpun Kamu ingin bersamanya Bila jauh kamu ingin menghampirinya Ketika kamu benar - benar cinta Bahkan kamu rela berkorban segalanya Jika jadi gila nyawapun rela di pertaruhkan Segala hambatan 1001 cara akan di lakukan  Agar kamu bisa mendapatkan cintamu Cinta adalah fitrah Yang tidak pernah kita rencanakan kehadirannya Kepada siapa, harus kapan, bagaimana caranya dan dimana Karena ketika kamu telah jatuh cinta Tuhan...