Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

SEWINDU DARI UMURKU

Aku ridha sejak sembilan tahun yang lalu Kerap kali tercekat oleh ketakutan Tidakkah semesta sudi menjadi saksi Perjuangan kelam selama sewindu dari umurku Tidakkah fajar menyadari Aku lari darinya hanya dalam setahun ini Sekiranya angin yang berhembus dari selatan Singgahpun mereka tak sempat Bagaimana bisa gunung sinai di timur tahu Harapan belum padam ketika itu Bukan aku terlalu mudah berputus asa Sepertinya bijaksana tahu kapan harus berhenti Apabila cahaya lain tak mampu ku gapai Mungkin inilah satu - satunya petunjuk-Mu Agar mengalir mengikuti angin kemana ia pergi Maka jika melawan aruspun aku Ombak akan menghantamku di tebing itu Karena itulah ya Rahmaan Rabbku Jihad bertahun - tahun telah aku akhiri Ruginya dengan su'udzan terhadap-Mu Maka terbakarlah seluruh amalku Namun cintaku padamu masih belum padam Meski tak sebesar cinta seorang sufi di puncak maqomnya Wahai Rahmaan Rabbku Aku telah malu pada sajadahku Cinta macam apa yang disertai s...